Penyakit hipotensi atau darah rendah dapat menyerang siapa saja, baik itu golongan dewasa, lansia, maupun remaja. Lantas, tahukah Anda apa saja bahaya darah rendah pada remaja yang seringkali luput dari perhatian?
5 Macam Bahaya Darah Rendah pada Remaja
Berdasarkan HelloSehat, pada kasus yang parah, hipotensi pada remaja dapat menyebabkan masalah pada jantung, syok, bahkan mengancam nyawa. Lebih lengkapnya, berikut sejumlah bahaya sakit hipotensi remaja.
1. Pandangan Mata Menjadi Kabur
Penglihatan mata yang memburam karena pusing mungkin tampak sepele, tetapi untuk remaja yang memiliki banyak aktivitas, tentu ini merupakan masalah serius. Permasalah pada mata ini dapat terjadi apabila tekanan darah menuju organ dan saraf mata menurun. Sehingga, mengakibatkan mata sulit untuk melihat secara jernih.
2. Detak Jantung yang Tidak Wajar
Bukan hanya sakit hipertensi saja yang bisa mengacaukan kinerja jantung, hipotensi pun sama. Rendahnya tekanan darah akan mengacaukan irama detak jantung karena jantung berusaha memompa lebih banyak darah.
Bahaya darah rendah pada remaja ini bisa-bisa mengakibatkan nafas pendek yang tak wajar. Pada beberapa kasus, hipotensi juga bisa mengakibatkan masalah lebih serius seperti gagal jantung hingga serangan jantung.
3. Menderita Penyakit Stroke
Berkurangnya aliran darah ke otak membuat Anda berisiko mengidap penyakit stroke. Jangan salah, stroke memang bisa menyerang kaum remaja, apalagi yang menderita hipotensi. Jika sudah stroke, maka masalah sakit kepala, kelumpuhan anggota badan, dan susah berbicara pun akan mengikuti.
4. Perut Mual dan Keringat Dingin
Jika merasakan sakit perut padahal tidak masuk angin, seakan-akan Anda ingin muntah, hati-hati! Tekanan darah rendah dapat mengacaukan organ tubuh, sehingga mengakibatkan rasa mual dan keringat dingin tiba-tiba. Jika ada keringat dingin di telapak tangan dan kaki saat sedang mual, segera periksakan diri ke dokter!
5. Mendadak Jatuh Pingsan
Pada kasus-kasus yang lebih parah, remaja pengidap hipotensi bisa jatuh pingsan tiba-tiba. Bahaya darah rendah ini biasanya disebut syok, karena kurangnya aliran darah di dalam tubuh. Dampaknya pun macam-macam, mulai dari gagal ginjal, gagal jantung, hingga gegar otak.
Sudah Tahu Apa Saja Bahaya Darah Rendah pada Remaja?
Meskipun raga masih muda dan segar, kaum remaja tetap harus menjaga diri agar tak terjangkit penyakit serius seperti hipotensi. Ada banyak cara yang bisa remaja lakukan untuk mencegah timbulnya penyakit ini, salah satunya adalah dengan memeriksa tekanan darah menggunakan alat tensi darah digital secara rutin.
Salah satu merek terpercaya yang bisa Anda andalkan adalah OMRON. Ada banyak jenis alat tensimeter yang tersedia di OMRON dengan kualitas terjamin. Anda pun bisa mengecek tekanan darah lebih praktis di rumah, namun tetap bisa mendapatkan hasil yang akurat dan sudah tervalidasi klinis. Tunggu apa lagi? Ayo, jaga kesehatan diri dan keluarga sejak dini dengan pantau tekanan darah menggunakan tensimeter OMRON!













Leave a Reply